Gimindo | Game Portal

Harga PlayStation 6 Terancam Meroket: Biaya RAM dan Storage Saja Sudah Lebih Dari 12 Jutaan!

Industri gaming, khususnya para pencinta konsol PlayStation, sepertinya harus bersiap-siap menghadapi kenyataan pahit mengenai anggaran konsol generasi selanjutnya. Berdasarkan laporan terbaru yang dibagikan oleh informan hardware ternama, KeplerL2, biaya produksi untuk RAM dan memori penyimpanan (NAND) pada PlayStation 6 (PS6) dilaporkan telah melampaui angka $680 (sekitar Rp 12 jutaan) hanya untuk kedua komponen tersebut!

Angka ini tentu saja mencengangkan. Pasalnya, biaya $680 tersebut murni hanya untuk RAM dan SSD saja. Biaya ini bahkan belum menghitung komponen inti lainnya seperti prosesor (CPU), kartu grafis (GPU), sistem pendingin, motherboard, casing, dan komponen pendukung lain yang dibutuhkan untuk merakit sebuah konsol utuh. Sebagai perbandingan, harga ritel standar untuk konsol PlayStation 5 saat ini berada di kisaran $499, sementara PS5 Pro dibanderol lebih tinggi lagi. Dengan estimasi biaya material awal yang sebesar itu, bayangkan berapa harga jual akhir yang harus dibayar oleh konsumen.

Kenapa Komponen PS6 Bisa Begitu Mahal?

Biaya produksi yang melambung tinggi ini tidak terjadi begitu saja. Utama dari masalah ini adalah lonjakan drastis pada harga pasar memori global yang didorong oleh tingginya permintaan dari pusat data AI (Artificial Intelligence). Sektor kecerdasan buatan saat ini sedang “melahap” banyak perangkat keras komputasi berperforma tinggi, yang membuat pasokan komponen semikonduktor, DRAM, dan flash storage mengetat secara masif.

KeplerL2 memberikan konteks lebih lanjut bahwa memori jenis GDDR7 yang digadang-gadang akan dipakai oleh konsol masa depan kini diperkirakan memakan biaya sekitar $20 hingga $23 per gigabyte. Padahal, saat desain chip konsol ini pertama kali direncanakan beberapa tahun lalu, harganya hanya berkisar di angka $3 per gigabyte. Kenaikan harga hingga berkali-kali lipat ini tentu menjadi mimpi buruk bagi perusahaan pembuat konsol seperti Sony.

Apakah PS6 Bakal Dijual Seharga Rp15 Juta Lebih?

Sony sendiri sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk menjual perangkat keras di bawah harga pokok produksi dengan kerugian yang terlalu besar seperti strategi generasi-generasi lalu. Mengingat biaya Bill of Materials (BOM) atau daftar komponen dasar konsol ini diprediksi bisa menembus angka $1.000 (sekitar Rp 17-18 juta lebih) secara keseluruhan, spekulasi bahwa PS6 akan dibanderol dengan harga yang sangat mahal kini bukan lagi sekadar isapan jempol.

Banyak analis industri dan komunitas gamer di forum-forum seperti NeoGAF dan Reddit mulai khawatir bahwa banderol harga konsol next-gen ini bakal melampaui batas psikologis gamer. Beberapa bahkan berspekulasi apakah Sony nantinya harus memangkas kapasitas RAM atau ukuran SSD demi menekan harga jual, atau justru terpaksa meluncurkan konsol dengan harga premium yang menyasar segmen gamer hardcore saja.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu tetap akan membeli PlayStation 6 jika harganya nanti melambung jauh akibat krisis komponen AI ini, atau lebih memilih bertahan dengan PS5 dalam waktu yang lebih lama?

0 Reviews

Write a Review