Bagi para penggemar game horor, P.T. (Playable Teaser) untuk proyek Silent Hills yang batal rilis adalah sebuah mahakarya sekaligus luka lama. Sejak Konami menariknya dari PlayStation Store pada tahun 2015, P.T. seolah menjadi peninggalan langka yang hanya bisa diakses oleh mereka yang masih menyimpannya di konsol PS4 lama mereka. Namun, mimpi untuk memainkannya di platform modern akhirnya menjadi kenyataan berkat seorang modder, dan yang mengejutkan, Hideo Kojima selaku kreator aslinya pun ikut menyoroti karya tersebut!
Karya Cemerlang yang Diakui “Sang Hideo Kojima”
Seorang modder berdedikasi dengan username LoreanXavier baru-baru ini berhasil menciptakan port PC native untuk P.T. yang bertujuan agar game horor legendaris ini bisa kembali dimainkan oleh gamer modern. Keberhasilan ini diliput oleh beberapa media luar, dan secara mengejutkan, Hideo Kojima membagikan (retweet) artikel mengenai port tersebut di akun X (Twitter) miliknya—baik di akun berbahasa Inggris maupun Jepang.
Kojima memang sering membagikan fanart atau apresiasi komunitas terhadap karya-karyanya, bahkan untuk game yang hak ciptanya masih dipegang Konami. Namun, melihatnya secara terang-terangan mengakui sebuah proyek port buatan fans di media sosial adalah kejadian yang sangat langka.
“Sang GOAT (Greatest of All Time) sendiri mengakui port buatan saya,” ungkap LoreanXavier dengan penuh rasa haru di X. “Saya sampai kehabisan kata-kata.”
Ia menambahkan bahwa melihat Kojima menyadari sesuatu yang telah ia curahkan dengan begitu banyak waktu dan passion adalah segala-galanya baginya.
Bukan Sekadar Remake Biasa, Tapi Porting 1:1
Selama bertahun-tahun, ada puluhan upaya untuk me-remake atau membawa P.T. ke PC, namun sebagian besar gagal menangkap atmosfer atau kehilangan detail-detail kecil yang krusial. Tapi kali ini berbeda.
Dataminer ternama, Lance McDonald, memberikan pujian tinggi untuk proyek LoreanXavier ini. “Ini luar biasa,” puji Lance. “Tidak seperti dekade sebelumnya di mana ‘rekreasi’ buatan fans selalu kehilangan detail kecil yang penting, sejauh yang saya tahu ini adalah port 1:1 dari keseluruhan kode aslinya. Proyek ini memunculkan kembali semua perilaku undocumented (tersembunyi) yang saya ketahui dengan sangat sempurna.”
Sama seperti proyek rekompilasi PC untuk game-game lawas lainnya, port ini membangun ulang kode konsol orisinalnya agar bisa berjalan mulus di PC. Sebagai catatan penting, untuk memainkan port ini, pemain harus menyediakan copy atau aset game mereka sendiri, karena modder tidak menyertakan aset orisinal Konami di dalamnya. Langkah cerdas ini diyakini mampu melindungi proyek tersebut dari ancaman hukum pengacara publisher.
Dibuat dengan Pengalaman, Bukan Sekadar AI
LoreanXavier menjelaskan di halaman GitHub proyeknya bahwa ia melakukan ini di waktu luangnya murni karena merasa P.T. layak untuk terus eksis di luar konsol lawas. Game ini kini bisa dimainkan dari awal karakter terbangun hingga ending di jalanan, lengkap dengan bagian suara orisinalnya.
Di tengah tren penggunaan AI dalam coding (sering disebut vibe coding), LoreanXavier menegaskan bahwa proyek ini murni hasil dari kerja kerasnya mempelajari Fox Engine selama bertahun-tahun. “Saya hanya menggunakan AI untuk debugging ketika saya benar-benar buntu,” jelasnya. “Pengetahuan saya tentang engine ini membuat proses reverse engineering menjadi lebih mudah. Saya tidak sedang membuat port P.T. secara asal-asalan.”
Di saat Konami kini sedang sibuk membangkitkan kembali franchise Silent Hill dengan berbagai proyek baru, warisan P.T. tetap punya tempat khusus di hati para gamer. Berkat dedikasi fans seperti LoreanXavier, sejarah penting dalam industri game horor ini setidaknya tidak akan dilupakan oleh para gamer.