Gimindo | Game Portal

Terungkap! Prototipe Rahasia Demon’s Souls Tampilkan Mode First-Person yang Dibatalkan

Bagi para veteran Soulslike, kamera third-person (sudut pandang orang ketiga) sudah menjadi nyawa dari mekanik gameplay-nya. Tapi tahukah kalian, hampir dua tahun sebelum dirilis, FromSoftware rupanya sempat bereksperimen dengan kamera first-person untuk Demon’s Souls!

Baru-baru ini, seorang sejarawan sekaligus dataminer ternama spesialis FromSoftware, Lance McDonald, berhasil menggali harta karun berupa prototipe Demon’s Souls dari tahun 2007 yang belum pernah dilihat publik sebelumnya.

Eksperimen Berani di Masa Transisi FromSoftware

Melalui video yang diunggah di YouTube, Lance McDonald membagikan footage berdurasi dua menit yang awalnya digunakan untuk presentasi di acara internal Sony, Gameshare 4, pada Mei 2007.

Di dalam footage tersebut, terlihat jelas karakter pemain mengeksplorasi dunia Demon’s Souls menggunakan mode first-person. Menariknya, sistem ini tidak dikunci (locked). Pemain tampaknya didesain untuk bisa mengganti-ganti sudut pandang antara orang pertama dan orang ketiga sesuka hati.

Bagi fans hardcore FromSoftware, hal ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Jauh sebelum era Dark Souls atau Elden Ring, FromSoftware mengawali kariernya di industri game melalui King’s Field (1994)—sebuah RPG fantasi bergaya first-person yang juga menonjolkan eksplorasi gelap dan combat yang lambat. Prototipe ini seolah menjadi saksi bisu masa transisi FromSoftware yang masih mencari jati diri antara mempertahankan elemen RPG lawas mereka, atau meracik formula third-person baru.

Bukan Cuma Kamera, Ada Bos & Musuh yang Dihapus!

Selain kamera, prototipe tahun 2007 ini juga memperlihatkan berbagai konten mentah yang akhirnya diubah atau dihapus (Cut Content) dari rilis final Demon’s Souls di tahun 2009:

Bagaimana Jika Mode First-Person Dipertahankan?

Coba bayangkan jika FromSoftware memutuskan untuk mempertahankan gameplay first-person tersebut. Mekanik Souls yang kita kenal sekarang—mulai dari dodge roll, backstab, memantau banyak musuh sekaligus, hingga membaca pattern serangan bos raksasa—pasti akan sangat sulit dieksekusi.

Namun di sisi lain, menelusuri lorong-lorong sempit dan kastil Boletaria yang gelap dengan kamera first-person dijamin akan membuat nuansa game ini jauh lebih claustrophobic dan mencekam!

Keputusan Hidetaka Miyazaki dan tim untuk akhirnya membuang mode FPS dan mematangkan formula third-person sukses menjadikan Demon’s Souls sebagai pelopor salah satu genre action RPG paling berpengaruh di dunia gaming.

Bagaimana menurutmu, Gamers? Seandainya FromSoftware merilis ulang game mereka dengan mode First-Person, game mana yang paling ingin kamu coba? Apakah menelusuri jalanan Yharnam yang horor di Bloodborne, atau berhadapan langsung dengan Malenia di Elden Ring?

0 Reviews

Write a Review