Kabar kurang sedap datang buat kamu para kolektor game fisik Xbox. Microsoft saat ini sedang menguji coba fitur revolusioner bernama ‘Disc to Digital’, tapi sayangnya, beberapa publisher raksasa industri game sepertinya memilih untuk “absen” dari program ini.
Buat kamu yang belum tahu, Xbox baru saja memulai fase uji coba program Disc to Digital untuk para Xbox Insiders pada tanggal 31 Agustus lalu. Fitur ini pada dasarnya memungkinkan kaset game fisik (Xbox One dan Xbox Series X) untuk dikonversi menjadi lisensi digital. Artinya? Kamu bisa menikmati keuntungan ala game digital, seperti memainkannya lewat Xbox Cloud Gaming atau Xbox Play Anywhere (lintas platform ke PC), hanya bermodalkan kaset fisikmu!
Microsoft sendiri menjanjikan ribuan judul game akan mendukung fitur ini, dengan lebih banyak game yang akan ditambahkan seiring berjalannya waktu. Terdengar sangat menjanjikan, bukan? Sayangnya, realita di lapangan berkata lain.
Publisher Ini Memilih “Walk Out”?
Berdasarkan laporan komunitas, banyak pemain yang menyadari bahwa game-game dari publisher besar seperti Ubisoft dan Square Enix gagal dikonversi menjadi lisensi digital.
Seorang pengguna Reddit bernama NoHeroes94 melakukan eksperimen dengan menguji sekitar 50 hingga 60 kaset game Xbox dari berbagai publisher. Hasilnya? Sebagian besar berhasil, namun ada enam game yang secara terang-terangan memberikan pesan eror bahwa mereka “tidak berpartisipasi dalam lisensi digital”. Game-game tersebut di antaranya adalah:
- Far Cry 4, Far Cry 5, Immortals: Fenyx Rising, dan Watch Dogs Legion (Ubisoft)
- Marvel’s Guardians of the Galaxy (Square Enix)

Laporan dari gamer lain juga memperkuat temuan ini. Judul-judul populer seperti Assassin’s Creed (Unity, Syndicate, Odyssey), Just Cause 3 & 4, hingga trilogi terbaru Tomb Raider dikabarkan tidak mendukung fitur Disc to Digital.
Lebih parahnya lagi, isu ini ternyata meluas. Beberapa pengujian komunitas menemukan bahwa game dari Sega (seperti seri Yakuza) dan Bandai Namco (Elden Ring) juga tidak tersedia. Bahkan, ada satu pengguna Xbox yang melaporkan bahwa seluruh koleksi game fisik miliknya dari keempat publisher di atas gagal dikonversi sama sekali!
Masih Tahap Uji Coba, Masih Ada Harapan?
Sebelum kamu panik dan menjual koleksi kaset fisikmu, perlu diingat bahwa tidak semua kegagalan konversi ini merupakan keputusan final dari publisher. Misalnya, judul-judul tertentu seperti Black Ops 7 yang berasal dari perusahaan yang seharusnya ikut serta, saat ini juga dilaporkan belum didukung. Hal ini menandakan bahwa eror konversi belum tentu berarti penolakan penuh dari pihak publisher.
Microsoft telah menegaskan bahwa tidak semua game akan langsung tersedia pada fase awal perilisan program ini. Periode Insider yang sedang berjalan saat ini justru menjadi fase krusial untuk melihat seberapa luas dukungan publisher nantinya. Buktinya, beberapa game yang awalnya tidak didukung seperti Forza Horizon 4 dilaporkan sudah mulai bisa dikonversi oleh pengguna.
Meski begitu, absennya katalog besar dari Ubisoft, Square Enix, Sega, dan Bandai Namco jelas menjadi tantangan terbesar bagi fitur Disc to Digital. Keempat perusahaan tersebut memiliki sejarah panjang dengan ratusan rilisan fisik di dua generasi konsol Xbox terakhir. Jika mereka benar-benar menolak berpartisipasi, fitur dari Microsoft ini bisa kehilangan daya tariknya di mata kolektor fisik yang ingin beralih ke ekosistem digital secara praktis.
Bagaimana menurutmu? Apakah fitur ini bakal jadi tren baru atau malah berakhir flop karena kurangnya dukungan publisher?