Mengejutkan! Sony Lepas Proyek Physint Hideo Kojima, Xbox Langsung Ambil Alih!
Ada kabar mengejutkan buat kamu para penggemar berat karya Hideo Kojima. Xbox baru saja mengumumkan bahwa mereka kini resmi bekerja sama dengan Kojima Productions untuk menggarap Physint, game yang disebut-sebut sebagai penerus spiritual dari seri legendaris Metal Gear.
Kabar ini datang bagai petir di siang bolong, terutama setelah PlayStation dilaporkan secara sepihak membatalkan proyek tersebut awal tahun ini.
Sebagai pengingat, setelah perilisan Death Stranding 2, daftar antrean game Hideo Kojima diisi oleh OD proyek game horor eksperimental yang menggandeng Xbox (pasca-batalnya Silent Hills) dan tentu saja, Physint. Game ini menjadi ajang “pulang kampung” bagi Kojima ke genre action-espionage ala Metal Gear. Saat pertama kali diumumkan, Sony mempresentasikan game ini dengan sangat megah. Kojima sendiri menyatakan bahwa ide Physint lahir saat ia jatuh sakit di masa pandemi Covid-19, menyadari bahwa para fans di seluruh dunia sangat merindukan sentuhannya di genre tersebut.
Namun, cinta ternyata bisa pudar. Melalui akun Twitter/X resminya, pihak PlayStation merilis pernyataan resmi yang cukup dingin: “Setelah pertimbangan yang matang, kami telah mengambil keputusan sulit untuk mundur dari kolaborasi bersama Kojima Productions pada proyek Physint.”
Plot twist-nya? Hanya dalam selang waktu dua menit setelah cuitan itu tayang, Xbox langsung mengunggah pengumuman di blog Xbox Wire bahwa merekalah yang kini akan menjadi publisher untuk Physint!
Kojima: Dibatalkan Sepihak, Diselamatkan Visi yang Sama
Meskipun Sony menggunakan bahasa PR (Public Relations) yang halus dengan mengatakan mereka “mundur”, Kojima sendiri punya cerita yang sedikit berbeda.
“Pada pertengahan Juni tahun ini, kami secara tidak terduga menerima pemberitahuan dari PlayStation Studios bahwa mereka akan membatalkan proyek Physint,” ungkap Kojima.
Bagi Kojima, game ini bukanlah sekadar proyek biasa. “Physint adalah proyek yang sangat penting, baik bagi saya pribadi maupun untuk Kojima Productions. Bertekad untuk menjaga proyek ini tetap hidup, kami menghabiskan tiga bulan terakhir untuk mencari mitra baru tanpa kenal lelah.”
Pencarian itu akhirnya berlabuh pada kompetitor terbesar Sony. Kojima menjelaskan, “Kami menemukan mitra di Xbox, seseorang yang berbagi visi bersama kami untuk masa depan, dan kami telah memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka sekali lagi.”
Kojima juga memberikan angin segar bagi para gamer yang sempat panik: “Yakinlah bahwa pengembangan Physint, game action-espionage yang akan mendefinisikan ulang genre ini, terus berjalan dan akan terus melangkah maju.”
Masa Depan PlayStation dan Xbox: Siapa yang Untung?
Kombinasi berita ini dengan rentetan keputusan aneh dari Sony selama beberapa tahun terakhir jelas membuat banyak pihak mempertanyakan rencana masa depan PlayStation. Dari kegagalan Concord, pembatalan mode multiplayer dari The Last of Us 2 yang membuat Naughty Dog tampak absen panjang di era PS5, hingga penutupan studio berbakat seperti Bluepoint dan Japan Studio. Sony sepertinya mulai alergi terhadap formula yang justru membuat era PS4 mereka begitu dicintai.

Meski begitu, beralihnya proyek ini ke Xbox juga tidak serta-merta 100% menenangkan. Dengan rekam jejak rentetan PHK massal baru-baru ini serta drama panjang penundaan game-game first-party besar seperti Perfect Dark dan Everwild, ada sedikit keraguan di benak komunitas.
Untuk sekarang, kita hanya bisa berharap proyek OD sukses di pasaran, sehingga jalan Physint untuk benar-benar rilis dan menggebrak industri game bisa berjalan mulus. Apakah ini akan jadi mahakarya espionage Kojima selanjutnya? Kita tunggu saja tanggal mainnya!